Diberdayakan oleh Blogger.

TRENDING NOW

Portal Pacitan Menyajikan informasi, kabar, warta, berita, kegiatan, agenda terupdate diseputar kota pacitan.
pemdes-ketro-tulakan-slaurkan-bantuan-untuk-orang-dengan-gangguan-jiwa
Pemerintah Desa Ketro Salurkan Bantuan Untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa
Menindak lanjuti komitmen pemerintah Desa Ketro terhadap penyandang disabilitas dan prioritas Dana Desa untuk pemberdayaan masyarakat.  Jurnalis warga bersama pemerintah desa turun ke masyarakat melakukan pendataan dan verifikasi calon penerima manfaat. Kegiatan ini dimaksudkan agar prioritas penggunaan anggaran desa lebih propoor, pro gender , berpihak pada kaum marjinal, dan pada kelompok penyandang disabilitas. 

Kegiatan pendataan ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Kegiatan ini diawali pada hari ini rabu 30 Agustus 2017, Parji ketua Rt 02 Dusun Arjosari dan Marsito Kepala Dusun Arjosari  melaporkan hasil pendataan ke kantor desa. Menyampaikan kondisi warganya yang ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa. 

Dari informasi yang dilaporkan bahwa ada penderita ODGJ berinisial AR yang tinggal bersama kakek dan neneknya yang tinggal di Rt 02 Rw 05 Dusun Arjosari. Informasi ini kemudian disampaikan ke pemerintah Desa Ketro Kecamatan Tulakan.  Dari hasil proses verifikasi inilah kemudian pemerintah Desa Ketro melalui bendahara desa menyalurkan bantuan uang tunai 1.500.000,- kepada keluarga penderita dengan harapan mampu meringankan beban keluarga.

Kepala Desa Ketro Tupani sangat berterima kasih adanya kerjasama yang baik antara Pemerintah Desa, Jurnalis Warga, Perangkat dan Masyarakat dalam upaya membangun desa. Hal ini disampaikan Tupani kepada pewarta warga yang mengapresiasi langkah yang diambil.

“Langkah Parji dan Marsito yang tanggap punya empati dan simpati terhadap warganya perlu di contoh oleh masyarakat yang lain. Karena pemerintah desa mebutuhkan bantuan dan kerja sama semua pihak”. Ucapnya dikantor Desa Ketro.

Lebih lanjut Kepala Desa yang juga seorang dalang wayang kulit ini menambahkan jika dengan adanya Jurnalis Warga dan kerja sama yang baik, maka pemerintah desa  akan mendapatkan informasi yang selama ini tidak diketahui. 

“Masalah yang ada di Desa Ketro itu perlu di selesaikan bersama, mari kita saling bahu - membahu demi kesejahteraan masyarakat Desa Ketro. Pemerintah desa dengan senang hati dan terbuka menerima masukan dalam bentuk apapun.” Pungkasnya kepada pewarta.

ditulis oleh jurnalis watga desa ketro Tinar suprihatin

Portal Pacitan Menyajikan informasi, kabar, warta, berita, kegiatan, agenda terupdate diseputar kota pacitan.
wisatawan-olahan-tuna-otobus-pandawa
Perwakilan Pusat Oleh - Oleh Khas Pacitan Dengan PO Pandowo 87 
Guna meningkatkan tingkat visitasi wisatawan tidaklah cukup dengan sekedar menunjukkan lokasi wisata yang indah. Akan tetapi kenyamanan dan pelayanan di tempat wisata juga sangat mempengaruhi kepuasaan wisatawan. Dari kepuasaan wisatawan inilah kemudian yang menimbulkan rasa kangen untuk kembali lagi ke lokasi wisata pacitan. Kembalinya wisatawan ini tentunya akan mengajak saudara, kolega dan keluarga untuk berbagi keindahan panorama pacitan yang menawan.

Setidaknya itulah gagasan yang dibangun oleh kedua perusahaan jasa transportasi wisata PO Pandawa 87 dengan perusahaan pusat oleh-oleh khas Pacitan Putra Samudra. Komitmen menmajukan pariwisata Pacitan ini diprakarsai kedua belah pihak di kantor PO. Pandawa 87, Jalan Boyolali-Semarang KM 1, Boyolali Jawa Tengah(07/09/2017)

Dalam pertemuan ini Iwan Pandawa manajer Pandowo 87 menuturkan jika perusahaan otobus pariwisata khususnya Pandowo 87 sangat terbantu dengan adanya tempat transit yang representatif dan nyaman. Dengan adanya tempat transit yang nyaman seperti di Rumah Makan Putra Samudra 2 Yang berada di kecamatan Punung, membuat para penumpang yang akan berwisata menjadi nyaman dan ada tempat untuk sekedar istirahat, makan, mandi dan beribadah sebelum melanjutkan ke tempat wisata yang lumayan berat medannya.

"Setelah perjalanan jauh dari luar kota, para penumpang dan kru biro perjalanan membutuhkan tempat untuk transit yang nyaman" Ucap pemilik Po Pandowo 87 ini.

Sementara itu, Aryo Wahyu perwakilan dari Pusat oleh - oleh terbesar dan terlengkap di Pacitan Putra Samudra menambahkan bahwa wisatawan yang datang ke Pacitan itu adalah tamu. Bukan hanya sekedar tamu biasa tetapi tamu istimewa yang harus dilayani sebaik mungkin. Untuk itu Putra Samudra berkomitmen untuk melayani para wisatawan dengan sepenuh hati. Di Rumah Makan dan Pusat oleh - oleh Putra Samudra, wisatawan akan mendapatkan prioritas sejak datang di Pacitan, di lokasi wisata sampai akan kembali ke kota asal. 

"Rumah Makan dan Pusat oleh-oleh Putra Samudra menyediakan semua fasilitas kelas satu mulai dari tempat istirahat, MCK, tempat ibadah sampai pada tersedia oleh-oleh khas Pacitan yang berkualitas" Ucap Pria berkaca mata ini.


Selamat menikmati keidahan wisata pacitan yang masih asri. Bagi anda yang sedang berwisata ke Pacitan jangan lupa mampir ke Toko Putra Samudra  untuk membawa Oleh - Oleh Khas Pacitan ke Kampung halaman. Pusat oleh - oleh khas Pacitan Putra Samudra berada di Jalan Raya Pacitan - Solo km 03 Pacitan atau tepatnya depan makam kucur. 

Jika anda tidak sempat ke Pacitan sekarang kami siap melayani kirim pesanan Oleh - Oleh Khas Pacitan Ke seluruh Indonesia. Silahkan Klik di Sini Untuk Melakukan Pemesanan Oleh - Oleh Khas Pacitan.
Portal Pacitan Menyajikan informasi, kabar, warta, berita, kegiatan, agenda terupdate diseputar kota pacitan.
sarana-prasarana-paud
Suasana Belajar Mengajar di PAUD Dusun Pahit Desa Tahunan
Keinginan untuk dapat mencerdaskan anak bangsa melalui Pendidikan Anak Usia Dini, menjadi semangatnya memilih profesi sebagai guru PAUD. Siti Nurul Hidayah, atau yang akrab disapa Nurul. Bertempat tinggal di RT03 RW04 Dusun Pahit Desa Tahunan. Dia menikah pada tahun 2007 dan sekarang sudah dikaruniai 2 orang anak. Wanita yang lahir di Pacitan, 17 Juni 1988 itu, sehari hari bekerja sebagai pengajar di PAUD PERMATA BUNDA.Yang berlokasi di RT 01 RW01 Dusun Nanggungan Desa Tahunan. Sudah 7 tahun lamanya ia mengajar PAUD.

Tentu ada saja tantangan yang harus dihadapi dalam mengajar. Seperti anak yang hiperaktif ataupun pendiam. Tapi dengan sabar dan telaten Nurul mampu membimbing mereka. Bukan hanya itu, dia mengatakan untuk merelevankan ijasah guru PAUD, diharuskan S1 PG PAUD. Tetapi uang insentif yang Nurul terima tidak cukup untuk biaya kuliah yang mahal.

"Setiap bulan saya digaji 100 ribu, itu pun diterimakan 1 tahun sekali"ujarnya.

Namun itu tidak menghentikan semangatnya untuk mengajar. Walau jarak rumah dan sekolah cukup jauh, baginya menjadi seorang guru adalah pekerjaan yang mulia. Dalam hal ini Nurul berharap pemerintah mengadakan beasiswa kuliah guru PAUD agar para guru tidak terbentur biaya kuliah.
Dalam sehari dia mengajar 2 kelompok belajar, yakni TK dan Kelompok Bermain. Karena gedung yang digunakan hanya memiliki satu ruangan.

"Jadi satu ruangan ditempati 2 kelompok belajar, dan itu pun hanya dibatasi rak buku" ungkap ibu 2 anak itu.

Menurutnya saat ini kendala yang perlu mendapat perhqtian khusus adalah gedung. Karena jika dalam 1 ruangan terdapat 2 kelompok belajar, akan mengganggu konsentrasi belajar anak anak.
Dia pun menambahkan, untuk menunjang kenyamanan anak dalam belajar dibutuhkan gedung dan sarana prasarana yang sesuai standar pendidikan anak usia dini. "Harapan saya, Pemerintah cepat tanggap dalam meperhatikan kelayakan ruangan untuk belajar dan kesejahteraan guru PAUD" tutupnya.

Portal Pacitan Menyajikan informasi, kabar, warta, berita, kegiatan, agenda terupdate diseputar kota pacitan.
musdes-rkpdesa-ketro-tulakan-pacitan-prioritaskna-disabilitas
Pra Musdes RKP desa dalam rangka menyusun RKP Desa Ketro Kecamatan Tulakan
APBDesa merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran yang disusun sebagai pedoman Pemerintah Desa untuk menjalankan roda pemerintahan di desa. Sebelum ditetapkan dengan peraturan desa, APBDesa ini terlebih dahulu ditetapka dokumen perencanaan desa yaitu Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa pada tahun sebelumnya. Hal inilah yang dilakukan Pemerintah Desa Ketro bersama BPD menggelar Pra Musyawarah Desa penetapan RKP Desa Ketro Tahun 2018.

Bertempat di Balai Desa Ketro Kecamatan Tulakan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar musyawarah desa dengan melbatkan partisipasi warga masyarakat desa. Musyawarah Desa Ketro tahun ini dilaksanakan agak berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, selain merupakan amanah dari peraturan menteri Desa no 2 tahun 2015 juga karena dibentuknya tim 11 yang difasilitasi oleh SEPOLA desa.

Tim 11 penyusun RKP desa dengan cermat menyusun rencana kerja pembanguna desa berdasarkan masukan dan usulan dari masing – masing dusun. Usulan RKP desa tahun 2018 kali disusun dengan melibatkan lebih banyak unsur diantaranya kaum perempuan, warga miskin dan juga penyandang disabilitas. Eko Pamungkas yang merupakan salah satu peserta yang mewakili penyandang disabilitas Desa Ketro menuturkan bahwa Musyawarah Desa Ketro tahun ini semakin baik dan partisipatif bila dibandingkan pelaksanaan tahun – tahun sebelumnya.   

Dengan keterlibatan warga secara partisipatif ini tentunya membawa perubahan pada penyusunan APBDesa Ketro yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya komitmen dari pemerintah desa bahwa tahun 2018 nanti prioritas penggunaan APBDesa tidak lagi hanya fokus mengerjakan sarana dan prasarana desa saja. Pemerintah Desa Ketro berkomitmen untuk menambah alokasi pemberdayaan masyarakat dalam APBDesa tahun 2018. Hal ini seperti yang diungkapkan Kepala Desa Ketro Tupani dalam sambutannya 

“Keseimbangan antara sarana  prasarana dengan pemberdayaan sebab apabila sarana dan prasarana baik tanpa di imbangi peningkatan sumberdaya manusia tidak ada artinya” ucapnya di depan peserta musyawarah desa. 

Di tulis oleh jurnalis warga desa ketro Tinar suprihatin

Portal Pacitan Menyajikan informasi, kabar, warta, berita, kegiatan, agenda terupdate diseputar kota pacitan.
Dua-Sekolah-di-Pacitan-Raih-Penghargaan-Sekolah-Keren-Indonesia-2017
Penganugerahan Penghargaan Sekolah Keren  di Taman Ismail Marzuki Jakarta, 9 Agustus 2017
Dengan penuh semangat untuk terus berinovasi, dua sekolah di Kabupaten Pacitan yakni PAUD PLUS AZ-ZALFA dan SD ALAM PACITAN Raih Penghargaan Sekolah Keren Indonesia 2017. Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Sukirman, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud.

Menurut Sukirman, beberapa fokus program pembinaan pendidikan keluarga. Pertama, kolaborasi positif antara guru dan orang tua. Kedua, Kelas Orangtua, adanya parenting pengasuhan anak, musyawarah PMOG untuk kebaikan pendidikan dengan gotong royong. Ketiga, Kelas Inspirasi, melibatkan orang tua dengan beragam latar belakang profesi menjadi sumber belajar. keempat, pentas akhir tahun dan keterlibatan alumni di sekolah.

“Orang tua harus hadir, megapresiasi pentas minat bakat putra putrinya. Anak didik harus diberi apresiasi akademik dan non akademik, misal sebagai ketua kelas, juara puisi, juara olah raga, dll” Ucap Sukirman.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Alam Pacitan, Bangun Naruttamma, menuturkan, Keberhasilan SD Alam Pacitan dalam meraih Apresiasi Sekolah Keren Indonesia tidak lepas dari peran serta dan kerja keras siswa, guru, orang tua yang tergabung dalam paguyuban Romo Ibu, dan Masyarakat. Berawal dari inspirasi orang tua yang tergabung dalam paguyuban Romo Ibu, lahirlah sebuah sekolah yang menciptakan generasi berkarakter, berbudi pekerti luhur dan berbudaya.

“ Keberhasilan SD Alam Pacitan dalam meraih Apresiasi Sekolah Keren Indonesia tidak lepas dari peran serta dan kerja keras siswa, guru, orang tua yang tergabung dalam paguyuban Romo Ibu, dan Masyarakat.” Ucapnya saat diwawancarai setelah menerima penghargaan Sekolah Keren Indonesia tahun 2017.

Lomba sekolah keren dengan tema “Membangun karakter dan budaya prestasi anak melalui pelibatan keluarga dan masyarakat” diikuti oleh 154 sekolah dari berbagai jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SLB dan PKBM. Melalui tahap seleksi dan verivikasi terpilih 21 sekolah yng berhak menerima penghargaan Sekolah Keren yang terdiri dari: 3 PAUD, 4 SD, 3 SMP, 3 SMA, 3 SMK, 2 PKBM dan 3 SLB. Penyeraahan penghargaan Sekolah Keren diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki Jakarta, 9 Agustus 2017.

Selain Raih Penghargaan Sekolah Keren Indonesia 2017, SD ALAM PACITAN juga meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri. Sedangkan PAUD PLUS AZ-ZALFA meraih Juara 1 PAUD berprestasi tingkat Nasional pada tahun 2012.

Portal Pacitan Menyajikan informasi, kabar, warta, berita, kegiatan, agenda terupdate diseputar kota pacitan.
kepala-desa-ketro-bersama-jw-memberikan-santunan-dan-kursi-roda
Kepala Desa dan Perangkat Desa Ketro Bersama Jurnalis Warga Saat Memberikan Santunan dan Kursi Roda Kepada Mujito Salah Seorang Penyandang Disabilitas di Desa Ketro.
Di tengah gencarnya Desa membangun infrastruktur, komitmen Pemerintah Desa Ketro di bidang sosial tak di ragukan lagi. Pemerintah Desa Ketro buktikan kepedulian  terhadap kelompok penyandang disabilitas. Kepala Desa Ketro Tupani beserta perangkat desa menyerahkan bantuan kursi roda pada Mujito (12/06/2017).

“Matursuwun pak kursi roda ini akan sangat bermanfaat bagi saya. Dan semoga orang orang seperti saya akan mendapatkan perhatian dari pemerintah desa.” Ucap Mujito sambil berkaca-kaca saat menerima bantuan tersebut.

Mujito adalah salah seorang warga Desa Ketro yang menyandang disabilitas. Meskipun Mujito mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya, akan tetapi dia memiliki kemampuan memperbaiki perangkat elektronik.

Pemberian bantuan kursi roda ini merupakan tindak lanjut dari pemberitaan yang dipublikasikan oleh Jurnalis Warga Desa Ketro. Jurnalis Warga Desa Ketro Tinar Suprihatin dan Katno mendatangi rumah Mujito untuk mencari informasi terkait penyandang disabilitas di Desa Ketro. 

mujito-penyandang-disabilitas-dari-desa-ketro-kecamatan-tulakan
Mujito Dengan Kursi Roda Barunya
Dari hasil liputan yang dilakukan Jurnalis Warga kemudian ditulis dan disampaikan pada pemerintah desa. Berdasar informasi dari Jurnalis Warga, pemerintah Desa Ketro menindak lanjuti dengan mendatangi langsung rumah Mujito. Kepala Desa berserta perangkat sekaligus memberikan bantuan sebuah kursi roda untuk Mujito. Bukan hanya itu saja, pemerintah Desa Ketro juga akan memperhatikan masyarakat penyandang disabilitas. 

“Tahun 2017  ini akan dicairkan dana desa untuk penyandang disabilitas, walau jumlahnya belum memenuhi semua kebutuhan penyandang disabilitas.” ujar Tupani kepada Jurnalis Warga.

Lebih lanjut Tupani menjelaskan tujuan kegiatan sosial tersebut. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah Desa Ketro. Harapannya agar penyandang disabilitas di Desa Ketro bisa terus berkarya meskipun dengan kondisi terbatas. 

“Meskipun dalam kondisi keterbatasan fisik, masih banyak yang bisa di lakukan agar hidup ini bisa bermanfaat” pungkas Tupani.

Di tulis oleh:Tinar Suprihatin Jurnalis Warga Desa Ketro Kecamatan Tulakan

Portal Pacitan Menyajikan informasi, kabar, warta, berita, kegiatan, agenda terupdate diseputar kota pacitan.

19 Sekolah Mitra Replikasi Ikuti Pelatihan Jurnalisme Siswa.

jurnalis-siswa-kinerja-adb
Workshop Jurnalis Siswa; Peserta Pelatihan Jurnalis Siwa Antusias Mengikuti Pelatihan Jurnalis Siswa. Harapannya bisa meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa terkait menulis jurnalistik
Siswa sekolah juga punya hak untuk memberikan masukan terhadap layanan pendidikan yang mereka terima. Siswa sekolah bisa mendorong perbaikan layanan sekolah melalui tulisan atau berita. Berita dan tulisan siswa ini bisa dipublikasikan dengan menggunakan majalah dinding sekolah, media sosial, media online, dan website sekolah.

Sebagai usaha untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat dan mempublikasikan tulisan tentang layanan sekolah, Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Kinerja ADB menyelenggarakan Pelatihan Jurnalisme Siswa. Kegiatan Jurnalisme Siswa ini diikuti oleh 19 sekolah mitra replikasi se-kabupaten Pacitan. Setiap sekolah mengirimkan peserta sebanyak 2 orang siswa dan 1 orang guru pendamping.

Kegiatan pelatihan Jurnalis Siswa ini dilaksanakan selama 2 hari. Bertempat di Gedung Karya Dharma Kabupaten Pacitan. Dari pelatihan ini diharapkan akan menumbuhkan minat siswa – siswi untuk menekuni dunia Jurnalistik. 

“Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengembangkan bakat, minat, dan keterampilan siswa terkait dengan dunia jurnalistik.” Ucap Anang Sukanto dari perwakilan KINERJA ADB.

Senada dengan Anang, peserta pelatihan juga terlihat antusias mengikuti pelatihan ini. Sesekali terlontar pertanyaan dari peserta pelatihan untuk menegaskan materi yang disampaikan narasumber. 
Dwi Yoga, salah satu peserta dari SMPN 1 Kebonagung merasa sangat senang sekali bisa mendapatkan ilmu jurnalistik dari pelatihan Jurnalis Siswa ini. Peserta bisa langsung belajar dari narasumber Yayan Sakti Suryandaru Ketua Departemen Komunikasi Unair dan Agus Hariyanto Redaktur www.sindopos.com.

“Dari pelatihan ini saya berharap akan bisa meningkatkan pengetahuan dan wawasan saya terkait jurnalistik” ungkap Yoga disela-sela pelatihan. 



Gallery Kabupaten Pacitan