Drs. H. Suroyo Alimuso Mantan Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI Serahkan Sapi Qurban Seberat 5 Kwintal

Drs. H. Suroyo Alimuso Mantan Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI Serahkan Sapi Qurban Seberat 5 Kwintal
Daftar Isi Artikel

portalpacitan.com
Pacitan - Drs. H. Suroyo Alimuso menyerahkan hewan kurban kepada Bambang Widiarsa ( Wiwid ) untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah Jum'at ( 31/7/2020 ) di Jalan S. Parman 8 Pucangsewu Pacitan.


Mantan Kepala Desa Tanjungsari Bambang Widiarsa yang diberikan mandat mengatakan, Idhul Adha adalah kegiatan ibadah dan muamalah .


" Saya berharap dengan kegiatan ini semoga mendapatlan ridho ALLAH SWT,  sedangkan disisi lain berbagi kepada sesama itu merupakan hal yang wajib," kata Bambang Widiarsa di depan awak media portalpacitan.com.


Sementara hari besar Idul Adha pada tahun ini sangat special, karena dilaksanakan tepat ditengah pademi Corona, dimana masyarakat mayoritas mengalami kesulitan ekonomi.


" Saya yakin daging korban yang kami bagikan kepada warga mempunyai nilai yg tinggi, karena daya beli masyarakat tengah mengalami penurunan," tambahnya.


Dari kondisi tersebut rasa kebersamaan dan kepedulian dari Bapak Drs. H. Suroyo Alimuso bisa mampu meringankan kesulitan ditengah pagebluk ini. Hal ini hanya untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.


Disisi lain keluarga besar Alimuso Subagio Alimuso kakak kandung dari Drs. H. Suroyo Alimuso menyampaikan pesan dari beberapa manfaat  kurban.


"Hari raya Idul Adha ini adalah hari yang ditunggu - tunggu oleh umat muslim diseluruh dunia. Tidak hanya dijadikan momen untuk saling namun Idul Adha juga memiliki segudang manfaat yang tak terhingga," tandasnya.


Lanjut Subagio Alimuso, dari kegiatan ini tentunya untuk lebih bisa mendekatkan diri kepada ALLAH SWT, asal kalimat kurban sendiri beradal dari kata Qurb yang berarti " dekat". Sedangakan penulisan qurban dengan imbuhan alif dan nun bermakna " kesempurnaan".

" Sehingga kurban atau qurban mempunyai  arti " kedekatan yang sempurna" dalam makna lainnya, kurban juga bisa dikatakan menyembelih hewan untuk melaksanakan perintah ALLAH SWT sekaligus mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa," tutur Subagio Alimuso putra ke 5 dari keluarga besar Almarhum Bapak Alimuso.

Tambah Subagio Alimuso, kita perlu belajar menyadarkan diri bahwa segala sesuatunya akan kembali kepada ALLAH SWT, membaca sejarah dari kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anak semata wayangnya (Ismail) dengan iklas dan rela untuk disembelih dikarenakan ada perintah dari ALLAH SWT.

" perlunya menyadarkan diri kita masing -masing,  segala sesuatu yang diberikan ALLAH mulai dari kesehatan, harta, ketampanan, kecantikan, hingga keluarga merupakan titipan dan akan kembali kepada ALLAH sehingga manusia sebaiknya tidak menyombongkan diri dihadapan ALLAH SWT dan dihadapan sesama manusia," tegasnya.

Mensucikan diri dan harta benda lanjut Subagio, menurut HR. Tirmidzi bahwa ibadah yang disukai dan dimuliakan ALLAH SWT bagi mereka yang mampu. Berkurban tidak hanya dijadikan momen untuk berbagi namun juga mensucikan diri dan harta benda yang kita miliki.

Berkurban juga bisa menghapus dosa, menurut HR. Al Bazaar dan Ibnu Hibban, tetesan darah hewan yang dikurbankan merupakan penebus dan pengapun dosa - dosa orang yang berkurban pada masa lalu. "Hai Fatimah, berdirilah di sisi kurbanmu dan saksikan ia, sesungguhnya tetesan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa - dosamu yang telah lalu. ( HR. Al - Bazaar dan Ibnu Hibban ).

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>